Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi Geografis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi Geografis. Tampilkan semua postingan
2

Menu Canvas J2ME

Yonas Hadinata Pasuang Jumat, 15 Oktober 2010



Membuat menu canvas dengan bahasa java netbeans................
Coding..........................................
......................................................
.....................................................
.....................................................
Bersambung....


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
2

Splash GIS Kabupaten Barito Timur

Yonas Hadinata Pasuang Jumat, 20 Agustus 2010



Splash GIS Kabupaten Barito Timur yang akan dibuat........
Pusing2 mikir bahasa java yang identik dengan bahasa C++
Belum lagi merancang RMS (Record Management System)

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
1

Sistem Informasi Geografis Lokasi Instansi-Instansi Pemerintah Dan Prasarana Umum Kabupaten Barito Timur Berbasis Mobile Menggunakan J2ME

Yonas Hadinata Pasuang Jumat, 04 Juni 2010


Latar Belakang
Pada tanggal 10 April 2002 Propinsi Kalimantan Tengah yang terdiri dari 5 Kabupaten dimekarkan menjadi 13 Kabupaten. Salah satu Kabupaten yang baru adalah Kabupaten Barito Timur. Kabupaten Barito Timur adalah pemekaran dari Kabupaten Barito Selatan yang memiliki 6 Kecamatan meliputi Kecamatan Benua Lima, Kecamatan Dusun Timur, Kecamatan Awang, Kecamatan Patangkep Tutui, Kecamatan Dusun Tengah dan Kecamatan Pamatang Karau (Anonim, 2010). Untuk dapat mengetahui informasi geografis lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur, saat ini masih banyak ditemukan permasalahan yang dapat menyebabkan informasi geografis lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur tidak dapat diketahui secara tepat.

Hal ini sesuai dengan permasalahan-permasalahan yang ditemukan, dimana Kabupaten Barito Timur yang luas memungkinkan terjadinya salah informasi lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umumnya. Ini di karenakan keadaan geografis lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur yang tidak dilakukan pemetaan, dan tidak ada sistem yang dapat melakukan pencarian lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur.

Perangkat lunak SIG dapat menjawab permasalahan yang ada di Kabupaten Barito Timur, dimana dalam pengembangan perangkat lunak SIG lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur yang secara khusus adalah berbasis mobile akan memberikan solusi dari segala permasalahan yang ada. Perangkat lunak SIG lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur ini akan melakukan pemetaan geografis lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur sehingga mampu memberikan informasi geografis lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur, bahkan dapat melakukan pencarian lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur dengan menggunakan metode algoritma semut yang memberikan hasil pencarian dengan tepat.

Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik untuk mengajukan judul
Tugas Akhir yalta “Sistem Informasi Geografis Lokasi Instansi-Instansi Pemerintah Dan Prasarana Umum Kabupaten Barito Timur Berbasis Mobile Menggunakan J2ME”.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang pemilihan judul di atas, maka timbullah suatu gagasan untuk merancang Sistem Informasi Geografis yang dapat membantu pengguna (pendatang) mengetahui lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur dengan menggunakan perangkat mobile. Adapun hal yang dapat diangkat menjadi rumusan permasalahannya adalah sebagai berikut:
  1. Bagaimana pengembangan dari Sistem Informasi Geografis Lokasi Instansi-Instansi Pemerintah Dan Prasarana Umum Kabupaten Barito Timur yang Berbasis Mobile Menggunakan J2ME yang akan dibuat?
  2. Bagaimana cara melakukan pemetaan terhadap keadaan geografis lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur bagi pengguna (pendatang) Sistem Informasi Geografis ini?
Batasan Masalah

Pembatasan masalah ini dilakukan agar pembuatan dan pengolahan sistem lebih terarah serta dapat memenuhi tujuan yang ditentukan. Berdasarkan rumusan masalah yang ada, batasan masalah yang akan dijadikan dasar desain program yang dibuat yaitu sebagai berikut:
  1. Aplikasi ini bertujuan sebagai alat bantu untuk memberi informasi lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur kepada pengguna (pendatang) dengan menggunakan perangkat mobile dengan skala perbandingan 1:50.000. Dimana aplikasi ini menyediakan fasilitas update dan database peta apabila terdapat atau terjadi pembangunan gedung instansi pemerintah atau prasarana umum baru.
  2. Membuat Sistem Informasi Geografis Lokasi Instansi-Instansi Pemerintah Dan Prasarana Umum Kabupaten Barito Timur Berbasis Mobile Menggunakan J2ME yang memiliki output berupa peta geografis yang memberikan informasi detail data untuk lokasi instansi-instansi pemerintah dan prasarana umum Kabupaten Barito Timur mengenai infomasi detail nama jalan, letak lokasi instansi-instansi pemerintah, letak lokasi prasarana umum, pencarian lokasi dan info jarak lokasi dengan menggunakan metode algoritma semut.
  3. Fasilitas yang didefinisikan dalam pengembangan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis Lokasi Instansi-Instansi Pemerintah Dan Prasarana Umum Kabupaten Barito Timur meliputi :
  • Legenda, dilakukan pemberian warna yang berbeda untuk lokasi instansi-instansi pemerintah atau prasarana umum.
  • Informasi yang dapat dilihat jika feature data instansi-instansi pemerintah atau prasarana umum Kabupaten Barito Timur tersebut di pilih yaitu berupa nama lokasi, keterangan, batas utara, batas selatan, batas timur, batas barat.
  • Fasilitas pencarian lokasi dan info jarak lokasi yang berguna membantu pengguna untuk menemukan lokasi yang dan jarak lokasi yang dicari dengan menerapkan metode algoritma semut, dimana lokasi awal dan tujuan pada peta dapat secara random data.
  • Fasilitas zoom in/out, dimana peta geografis lokasi instansi-instansi pemerintah atau prasarana umum Kabupaten Barito Timur pada perangkat mobile dapat diperbesar dengan zoom in dan diperkecil dengan zoom out.
  • Fasilitas putar peta, dimana peta geografis lokasi instansi-instansi pemerintah atau prasarana umum Kabupaten Barito Timur pada perangkat mobile dapat diputar dari sudut pandang berbeda-beda.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
0

Sistem Informasi Geografis untuk layanan pariwisata berbasis J2ME

Yonas Hadinata Pasuang Rabu, 19 Mei 2010


Dewasa ini, tingkat mobilitas masyarakat semakin tinggi. Hal ini disebabkan karena tersedianya sarana dan prasarana transportasi yang semakin memadai yang memudahkan masyarakat berpindah tempat. Mobilitas memungkinkan masyarakat dapat berperan sebagai turis setiap saat mereka melakukan aktivitas mobile-nya. Di samping itu, tingkat kesibukan masyarakat yang tinggi menuntut adanya efektivitas dan efisiensi waktu agar proses mobilitas dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan adanya pemanduan untuk membantu memudahkan masyarakat mobile beradaptasi dengan lingkungan baru.

Untuk menjawab persoalan diatas, dibangunlah Sistem Informasi Geografis (SIG) Mobile Pemandu Turis (T-GIS). Sistem ini dibangun dengan menerapkan teknologi SIG pada perangkat mobile untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan mobilitas sehingga dapat membantu masyarakat kapanpun dan dimanapun mereka berada. Pemanduan turis tidak hanya mengandalkan kemampuan pemandu akan informasi yang dimilikinya, melainkan juga cara penyampaian informasi yang komunikatif kepada turis. Oleh karena itu, penerapan pemanduan pada sistem juga difokuskan pada interaksi yang interaktif antara pengguna dengan sistem.

Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan SIG pada perangkat mobile dengan menerapkan konsep pemanduan turis dengan fokus kajian pada pembangunan interaksi yang interaktif antara pengguna dengan sistem. Perancangan sistem dilakukan dengan menggunakan pemodelan task untuk memodelkan interaksi antara pengguna dengan sistem. Dari model analisis yang dihasilkan, dibuat rancangan perangkat lunak dengan memanfaatkan bahasa pemodelan Unified Modelling Language (UML). Hasil rancangan sistem kemudian diimplementasikan menjadi prototipe dengan memanfaatkan tools MapServer dan Netbeans Mobility. Prototipe tersebut kemudian diujikan untuk mengetahui efektivitas usability sistem. Hasil dari tugas akhir ini berupa rancangan sistem pemanduan dan prototipe perangkat lunak T-GIS yang merepresentasikan hasil rancangan sistem pemanduan tersebut. Rancangan yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk penelitian selanjutnya.

Sumber : Tugas akhir Indriani Noor Hapsari, 2008, Institut Teknologi Bandung

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
0

Sistem Informasi Geografis untuk layanan pariwisata berbasis J2ME

Yonas Hadinata Pasuang Sabtu, 15 Mei 2010


Dewasa ini, tingkat mobilitas masyarakat semakin tinggi. Hal ini disebabkan karena tersedianya sarana dan prasarana transportasi yang semakin memadai yang memudahkan masyarakat berpindah tempat. Mobilitas memungkinkan masyarakat dapat berperan sebagai turis setiap saat mereka melakukan aktivitas mobile-nya. Di samping itu, tingkat kesibukan masyarakat yang tinggi menuntut adanya efektivitas dan efisiensi waktu agar proses mobilitas dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan adanya pemanduan untuk membantu memudahkan masyarakat mobile beradaptasi dengan lingkungan baru.

Untuk menjawab persoalan diatas, dibangunlah Sistem Informasi Geografis (SIG) Mobile Pemandu Turis (T-GIS). Sistem ini dibangun dengan menerapkan teknologi SIG pada perangkat mobile untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan mobilitas sehingga dapat membantu masyarakat kapanpun dan dimanapun mereka berada. Pemanduan turis tidak hanya mengandalkan kemampuan pemandu akan informasi yang dimilikinya, melainkan juga cara penyampaian informasi yang komunikatif kepada turis. Oleh karena itu, penerapan pemanduan pada sistem juga difokuskan pada interaksi yang interaktif antara pengguna dengan sistem.

Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan SIG pada perangkat mobile dengan menerapkan konsep pemanduan turis dengan fokus kajian pada pembangunan interaksi yang interaktif antara pengguna dengan sistem. Perancangan sistem dilakukan dengan menggunakan pemodelan task untuk memodelkan interaksi antara pengguna dengan sistem. Dari model analisis yang dihasilkan, dibuat rancangan perangkat lunak dengan memanfaatkan bahasa pemodelan Unified Modelling Language (UML). Hasil rancangan sistem kemudian diimplementasikan menjadi prototipe dengan memanfaatkan tools MapServer dan Netbeans Mobility. Prototipe tersebut kemudian diujikan untuk mengetahui efektivitas usability sistem. Hasil dari tugas akhir ini berupa rancangan sistem pemanduan dan prototipe perangkat lunak T-GIS yang merepresentasikan hasil rancangan sistem pemanduan tersebut. Rancangan yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk penelitian selanjutnya.

Sumber : Tugas akhir Indriani Noor Hapsari, 2008, Institut Teknologi Bandung

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
0

Sistem Informasi Geografis Kampus Universitas Palangka Raya Dengan Menggunakan Java 2 Micro Edition (J2ME) dengan Perbandingan Beberapa Metode

Yonas Hadinata Pasuang


ABSTRAK

Sistem informasi geografis (SIG) merupakan sistem informasi yang berkaitan dengan proses pengolahan data informasi, pemetaan, dan pencarian lokasi geografis. Untuk memperoleh informasi geografis dan ketepatan informasi lokasi diperlukan sebuah sistem yang dapat memecahkan permasalahan tersebut. Universitas Palangka Raya merupakan kawasan kampus yang luas yang memungkinkan terjadinya salah informasi lokasi kampus, keadaan geografis kampus yang tidak dilakukan pemetaan, tidak ada sistem yang mampu memberikan informasi geografis kampus, dan tidak ada sistem yang dapat melakukan pencarian lokasi dan pencarian rute antara dua lokasi di kawasan kampus sehingga diperlukannya sebuah sistem yang mampu mengatasi permasalahan tersebut melalui perangkat lunak SIG kampus UNPAR.

Perangkat lunak SIG kampus UNPAR yang dikembangkan merupakan perangkat lunak SIG berbasis mobile menggunakan Java 2 Micro Edition dengan metodologi waterfall diagram dengan melakukan perbandingan metode pencarian heuristik best first search (BFS), metode graph, dan algoritma semut yang akan diakukan perbandingan dari ketiga meode ini dimana metode pencarian rute yang terbaik yang akan digunakan sebagai metode dalam pencarian rute.

Perangkat lunak SIG kampus UNPAR ini menyediakan fasilitas informasi geografis kampus UNPAR kawasan Tunjung Nyaho beserta informasi detail lokasi dari peta kampus yang berupa kawasan, fasilitas pencarian lokasi, dan fasilitas pencarian rute dengan metode paling baik berdasarkan perbandingan metode pencarian rute yang dilakukan.

Kata kunci : Sistem Informasi Geografis, Perangkat Lunak, Universitas Palangka Raya, Heuristik Best First Search, Graph, Algoritma अगुस.

Sumber : Tugas akhir Agus Lindrianto, 2009, Fakultas Teknik Informatika UNPAR


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO