1

Sistem Informasi Apotek / Rumah Sakit

Yonas Hadinata Pasuang Sabtu, 15 Mei 2010


Latar Belakang
Apotek merupakan salah satu jenis usaha dibidang perobatan yang sangat memerlukan adanya sistem informasi pengolahan data untuk mempermudah dan memperlancar kinerjanya. Pada masa kini, masih banyak penulisan data-data yang masuk yang dilakukan secara manual. Cukup banyak apotek yang masih memberdayakan tenaga manusia yang ada untuk mengolah data-data yang yang ada demi memperlancar usahanya. Proses yang masih dilalui secara manual membuat kinerja apotek menjadi kurang efektif dan efisien.
Pada apotek, jenis pekerjaan yang memerlukan suatu sistem sangatlah banyak, misalnya saja peng-input-an data supplier, konsumen, dokter, dan data obat. Dan untuk proses kalkulasi penjualan obat yang hanya menggunakan cara manual. Untuk menghitung dan memproses data penjualan obat yang dilakukan secara manual akan memakan banyak waktu dan tenaga, belum lagi kesalahan yang sangat rentan terjadi.
Biasanya data-data yang masuk akan dicatat kedalam sebuah buku, pencatatan ini merupakan pekerjaan yang tidak mudah dan selain membutuhkan waktu juga sangat menguras tenaga. Selain itu penyusunan data-data pada apotek yang ada juga akan terhambat dengan dilakukannya cara-cara pengelolaan yang masih bersifat manual.
Dalam pembuatan laporan untuk evaluasi kinerja apotek juga mengalami kendala. Memerlukan waktu dan tenaga untuk mengolah laporan untuk data-data yang masih berbentuk kertas sehingga laporan-laporan yang diperlukan tidak dapat langsung disediakan, dikarenakan proses manual yang masih diterapkan.
Pada apotek banyak data-data obat, data dokter, data transaksi, dan lain-lain yang tidak mungkin dihafalkan. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah catatan yang dapat mendata daftar-daftar data tersebut.
Pencatatan yang manual yang masih sangat menyulitkan tenaga manusia untuk mendata aktifitas yang terjadi didalam sebuah apotek. Oleh sebab itu, maka perlu dilakukan perbaikan dalam pengelolaan sebuah sistem pengolahan data dan penyusunan laporan. Perbaikan yang akan dilakukan yaitu membuat sistem pencatatan yang manual dengan menggunakan sistem yang berbasis komputer, baik dari segi pendataan barang persediaan, pencatatan data transaksi, proses pembuatan laporan dan proses yang lainnya yang berhubungan dengan aktivitas pada apotek yang bersangkutan. Dengan adanya sebuah aplikasi sistem informasi Pengolahan Data dan Penyusunan Laporan pada Apotek yang akan dibuat ini, maka sistem informasi Apotek akan dapat dikelola dengan lebih baik lagi.

Tujuan Pembuatan Sistem
Perancangan dan pembuatan Sistem Informasi Pengelolaan Data Dan Penyusunan Laporan pada Apotek ini bertujuan untuk mendesain sebuah sistem yang berbasis komputer untuk pengelolaan data pada apotek. Berikut ini adalah tujuan lain dalam pembuatan sistem informasi ini :
  • Menyediakan fasilitas untuk mengelola data Master (data konsumen, obat, supplier, dan dokter) dan data Transaksi penjualan dan pembelian, seperti menyimpan, menampilkan, mencari, mengubah dan dan menghapus data.
  • Membuat sistem untuk menyusun laporan data master (data konsumen, obat, supplier, dan dokter) dan laporan transaksi penjualan dan pembelian obat.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan permasalahan-permasalahan yang terjadi adalah dalam pencatatan data-data pada apotek dan pembuatan laporan-laporan yang masih menggunakan cara-cara manual yang sangat menghambat kinerja pada apotek. Adapun rumusan masalah tersebut adalah sebagai berikut :
  • Pencatatan data-data master (data supplier, konsumen, dokter, obat) dan data transaksi yang masih menggunakan cara manual kurang efektif dan rentan terhadap kesalahan penulisan dan perhitungan.
  • Perbaikan data yang kurang efektif apabila terjadi kesalahan penulisan pada sistem yang tidak terkomputerisasi.
  • Tempat penyimpanan yang tidak terkomputerisasi.
  • Penyusunan laporan data master dan data transaksi yang kurang efektif dan efisien dengan menggunakan cara manual.
  • Pencarian data-data menjadi tidak efektif karena data-data tidak terkomputerisasi.
Batasan Masalah
Pembatasan masalah ini dilakukan agar pembuatan dan pengolahan sistem lebih terarah dan dapat memenuhi tujuan yang ditentukan. Berdasarkan rumusan masalah yang ada, batasan masalah yang akan dijadikan dasar desain program yang dibuat yaitu sebagai berikut.
  • Sistem informasi pada Apotek yang bersangkutan ini menangani pengelolaan (input, edit, penyimpanan dan pencarian) data supplier, konsumen, dokter, obat-obatan dan transaksi.
  • Laporan-laporan yang dihasilkan oleh sistem ini adalah: Laporan konsumen, supplier, dokter, obat, transaksi pembelian dan penjualan.
  • Program aplikasi ini dibuat dengan menggunakan Visual Basic 6.0 dan SQL Server 2000



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

1 komentar:

Kementerian Keuangan mengatakan...

ada software apotek terbaru

Aplikasi Apotek

Posting Komentar

Silahkan berkomentar untuk entri artikel di blog Everything